Convalescent Plasma untuk Pengobatan COVID-19


Perkembangan infeksi COVID-19 masih mengkhawatirkan diseluruh negara. Angka jumlah kasus infeksi dan kematian yang disebabkan oleh virus corona jenis baru SARS CoV-2 semakin meningkat. Sebagian negara telah menetapkan karantina wilayah (lockdown) sebagai langkah antisipatif menghindari lonjakan kasus infeksi dan kematian baru.

{tocify} $title={Daftar isi}

A. Pengobatan COVID-19

Belum ada agen terapeutik spesifik yang mampu menyembuhkan COVID-19 atau setidaknya mengurangi angka mortalitasnya. Para peneliti sedang berusaha menemukan obat penawar agar segera memulihkan kondisi buruk akibat COVID-19. 

Berbagai pilihan agen terapeutik berupa obat kimia, herbal dan vaksin sudah diskrining dan diuji coba, baik ditahap laboratorium maupun klinis. Obat konvensional seperti chloroquinon yang awalanya sebagai anti-malaria juga dianggap berpotensi sebagai anti-COVID-19. Bahkan senyawa aktif dari rempah-rempah khas Indonesia juga berkhasiat menyembuhkan COVID-19, dan saat ini sudah mulai diproduksi masal.

B. Convalescent Plasma

Plasma darah dalam ilmu medis merupakan komposisi dari darah yang berbentuk cair dan berwarna kuning transparan. Darah apabila diambil kemudian disentrifugasi akan menghasilkan 2 bagian yang berupa plasma sekitar 55 % dan sisanya berupa sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit). 

Plasma darah  yang bercampur dalam darah mengandung sedikitnya 90% air dan sisanya sekitar 10% berupa antibodi (imunoglobulin), ion elektrolit, faktor pemebekuan darah, protein dan gula. Antibodi spesifik dalam plasma darah yang terbentuk saat pasien terpapar penyakit oleh virus diharapkan dapat menjadi penawar terhadap penyakit yang sama.

Convalescent plasma CP atau dikenal dengan plasma darah adalah plasma yang diambil dari darah pasien penyintas COVID-19. CP diketahui mempunyai efek terapeutik terhadap tubuh pasien COVID-19 lain. Diketahui CP mampu mempercepat pembentukan antibodi pasien atau membantu pasien yang sulit membentuk antibodi untuk melawan virus 

C. Manfaat Convalescent Plasma

Beberapa tahun lalu CP pernah digunakan untuk mengobati pasien Ebola yang juga diambil dari darah seorang pasien penyintas Ebola. Pada waktu itu Ebola sedang genting mewabah di daerah Afrika dan belum ditemukan vaksin spesifik. Penggunaan CP tentu sangat membantu menurunkan angka kematian pasien hingga WHO mengeluarkan protokol kesehatan dalam penggunaanya.

D. Convalescent Plasma untuk Pengobatan Covid-19

Plasma darah seorang penyintas Covid-19 mengandung antibodi yang dapat didonorkan kepada pasien terinfeksi. 

Awalnya plasma darah secara langsung dimurnikan dari dalam tubuh menggunakan alat filtrasi khusus. Darah merah dan substansi lain dikembalikan ke dalam tubuh.

Melalui skrining ketat plasma darah didonorkan kepada pasien COVID-19. Titer antibodi yang sesuai dapat mencegah proliferasi / perkembang-biakan virus dalam tubuh pasien yang kesulitan membentuk antibodi secara mandiri.

Terapi ini dapat mempercepat pembentukan kekebalan dan pemulihan kondisi pasien COVID-19. 


E. Tantangan Penggunaan Convalescent Plasma

Beberapa pasien penyintas COVID-19 yang dinyatakan sembuh secara sukarela menyumbangkan darahnya untuk diambil plasma darahnya. Para pasien sebagai resipien plasma darah juga dipersiapkan untuk menerima plasma darah agar memperoleh hasil yang diharapkan. Namun yang menjadi kendala adalah  belum sepenuhnya diketahui efektifitas dan keamaan penggunaan CP. 

Titer antibodi yang tidak sesuai akan menyebabkan penyakit semakin memburuk bahkan kematian tidak dapat dihindari, seperti yang terjadi pada kasus perawatan pasien Ebola beberapa tahun lalu. Perlu adanya investigasi dan observasi lanjutan, serta melakukan trial and error sebelum hal ini menjadi sebuah treatment untuk publik.

FDA atau lembaga administrai pangan dan obat Amerika Serikat, dalam situs resminya mengeluarkan rekomendasi tentang bagaimana tata cara melakukan investigasi CP sebelum diaplikasikan kepada pasien COVID-19. 

FDA menjelaskan bagaimana tahapan melakukan pengobatan COVID-19 mengunakan plasma darah / CP. Dimulai dari tahap identifikasi, skrining pasien yang memenuhi syarat, dan skrining pendonor plasma darah. Semua harus melalui protokol yang telah terstandardisasi dan aman.

F. Sumber & Referensi

  • Duan, K. et al. Effectiveness of convalescent plasma therapy in severe COVID-19 patient. www.pnas.org/cgi/doi/10.1073/pnas.2004168117.
  • Shen, C. et al. Treatment of 5 Critically Ill Patients With COVID-19 With Convalescent Plasma. JAMA 2020. DOI:10.1001/jama.2020.4783.
  • FDA online website
  • Nature online website
  • WHO online website

1 Response to "Convalescent Plasma untuk Pengobatan COVID-19"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel